Putus nyambung? itu mah biasa, gak ada apa-apanya. Talak - rujuk - talak lagi - rujuk lagi - batal rujuk, kebodohan apa lagi yang aku buat? namun sepertinya fulanah belum puas jika tidak setara dalam hak dan keistimewaan gender.
Begini mas Gee, saya coba jelaskan sesederhana mungkin tanpa kiasan atau lantunan indah. Berhentilah menjadi orang bodoh, meskipun tidak perlu menjadi orang pintar. Yaa setidaknya sayangilah dirimu, sayangi hatimu, sayangi badanmu, sayangi legacy mu, jangan mau dihancurkan atau diobok-obok sama fulanah yang bahkan tidak mengenal siapa dirimu.
Handphone mu Xiaomi Redmi Note 10 Pro... senilai 4 juta sudah hancur berantakan, tabungan nyokap lo 8 juta hilang tak bersisa, waktumu habis tak berguna, pendapatanmu? jangan ditanya ibarat saham dia mendapatkan lebih dari 50% sebagai tanda bahwa kepemilikan hidupmu ada ditangannya.
Apa sih yang dia perdebatkan? masalah kewajiban yang batal karena pasangan tidak dapat memenuhi hak dari istri?
Atau masalah nafkah? jika tidak dapat memenuhi tuntutan nafkah seorang istri dianggap hutang?
Atau? masalah nafkah yang dipertanyakan saat dia tanya berapa banyak kau mampu menafkahinya? dan kau jawab 50 persen dari pendapatanmu, dan dia ungkit pernyataanmu tentang 100% dan 2,5%
Maksudku... apa lagi yang kau pertahankan mas Gee? tolol banget lah kau... ambil sikap gak usah plin plan kayak taek terombang ambing di sungai
Apa?
Mau alasan apa?
Bodoh nya kau....
Manusia tolol...
