Om Gee melongo kebingungan sendiri, mau marah tapi kehabisan kata dikarenakan perdebatan dari sudut pandang yang begitu fleksibel sehingga tidak dapat menjadi tolak ukur yang tepat dimana kebenaran yang hakiki yang ada malah korban menjadi tersangka dan pelaku menjadi pahlawan.
Aku Bicara Dari Hati
Begitulah kira-kira untaian kata yang meluncur sederas air terjun curug panganten di musim kemarau. Karena hati bisa putih bersih sebening kaca tapi juga bisa busuk bagai bangkai dan itu pula yang menjadikan anomali besar melahirkan pembenaran atas nama rasionalisasi hati
Om Gee... kau takkan bisa mengalahkan manusia yang tidak sadar akan kata-kata yang telah dia ucapkan sendiri. Karena kata-kata itu bukan hasil dari rasionalisasi pikiran yang penuh pertimbangan dan kebijakan. Melainkan pola narcissistic traits yang tidak dia sadari, lalu... ngapain lo tanggapi?
